Pendahuluan
Juniper Networks SRX3400 Services Gateway merupakan perangkat firewall dan security gateway kelas enterprise yang dirancang untuk menangani kebutuhan keamanan jaringan dengan trafik tinggi. Perangkat ini termasuk keluarga SRX Series dan menggunakan Junos OS, sehingga selain berfungsi sebagai firewall, SRX3400 juga memiliki kemampuan routing, NAT, VPN, security policy, dan berbagai layanan keamanan jaringan.
Juniper mendeskripsikan SRX3400 sebagai mid-size firewall yang cocok untuk mengamankan small and midsize server farms serta hosting sites. Namun, perlu diperhatikan bahwa SRX3400 saat ini sudah berstatus End of Life (EOL) menurut dokumentasi Juniper.
1. Apa Itu Juniper SRX3400?
SRX3400 adalah Services Gateway modular yang menggabungkan fungsi:
- Firewall
- Router
- VPN Gateway
- NAT Gateway
- IPS
- Security Policy Enforcement
- Network Segmentation
- Traffic Processing
- High Availability
- Network Services
Arsitektur SRX3400 berbeda dari firewall SOHO atau firewall desktop biasa. Perangkat ini menggunakan arsitektur modular dengan IOC (Input/Output Card), NPC (Network Processing Card), dan SPC (Services Processing Card) untuk meningkatkan kapasitas konektivitas dan pemrosesan.
Dengan pendekatan tersebut, SRX3400 dapat ditempatkan sebagai perangkat perimeter network, firewall antar-segmen, gateway data center, maupun security gateway untuk server farm.
2. Spesifikasi Utama SRX3400
Berikut beberapa spesifikasi yang tercantum dalam datasheet Juniper:
| Parameter | SRX3400 |
|---|---|
| Firewall performance maksimum | 30 Gbps |
| Firewall performance IMIX | 10 Gbps |
| IPsec VPN maksimum | 8 Gbps |
| IPS performance | 8 Gbps |
| Concurrent sessions | 2,25 / 3 juta |
| New sessions/sec | 150.000 |
| Latency | <10 µs |
| Fixed I/O | 8 × 10/100/1000 + 4 × SFP |
| IOC slots | 4 |
| SPC | Hingga 4 |
| NPC | Hingga 2 |
Angka performa tersebut merupakan angka pengujian Juniper dalam kondisi dan konfigurasi tertentu, sehingga performa aktual di jaringan produksi dapat berbeda tergantung jenis trafik, fitur keamanan yang aktif, ukuran paket, VPN, IPS, NAT, dan konfigurasi lainnya.
3. Arsitektur Modular
Salah satu kelebihan utama SRX3400 adalah desain modularnya.
IOC — Input/Output Card
IOC menyediakan konektivitas jaringan. SRX3400 dapat menggunakan berbagai opsi interface, termasuk:
- Gigabit Ethernet copper
- Gigabit Ethernet SFP
- 10-Gigabit Ethernet
Menurut datasheet Juniper, SRX3400 memiliki empat slot IOC.
NPC — Network Processing Card
NPC menangani fungsi pemrosesan jaringan. Pada SRX3400 tersedia dukungan hingga dua NPC.
SPC — Services Processing Card
SPC menangani pemrosesan layanan keamanan. SRX3400 mendukung hingga empat SPC, tergantung konfigurasi perangkat dan versi Junos OS.
Arsitektur seperti ini memungkinkan pemrosesan trafik didistribusikan ke beberapa komponen hardware. Dokumentasi Juniper menjelaskan bahwa pada perangkat SRX dengan arsitektur terdistribusi, flow-based processing dilakukan pada SPU (Services Processing Unit), sedangkan beberapa fungsi packet processing dapat dilakukan pada NPU.
4. Fungsi Firewall
Fungsi utama SRX3400 adalah mengontrol trafik berdasarkan security policy.
Konsep konfigurasi Junos menggunakan:
Interface → Zone → Address → Application/Service → Policy → Action
Contohnya:
Internet | | [ SRX3400 ] | +---- TRUST ---- LAN | +---- DMZ ------ Server | +---- VPN
Administrator dapat menentukan misalnya:
Trust → Untrust Source : LAN Destination : Internet Application : HTTPS Action : Permit
Sedangkan trafik dari Internet menuju server DMZ dapat dibatasi:
Untrust → DMZ Source : Any Destination : Web Server Application : HTTP/HTTPS Action : Permit
Trafik lainnya dapat ditolak.
Junos menggunakan pendekatan zone dan security policy untuk menentukan bagaimana trafik diproses. Selain policy, SRX juga memiliki fitur seperti screens dan NAT.
5. NAT
SRX3400 dapat digunakan sebagai gateway Internet dengan berbagai skenario NAT.
Contohnya:
LAN 192.168.10.0/24 | | SRX3400 | | Public IP 203.0.113.10 | | INTERNET
Untuk akses Internet, administrator dapat menggunakan source NAT.
Sedangkan untuk mempublikasikan server internal dapat digunakan destination NAT.
Contoh:
Internet | 203.0.113.10:443 | | DNAT ↓ 192.168.20.10:443 | Web Server
6. VPN
SRX3400 juga dapat digunakan sebagai VPN gateway.
Salah satu penggunaan yang umum adalah site-to-site IPsec VPN:
INTERNET | +-----+-----+ | | SRX3400 SRX/Firewall | | LAN A LAN B
VPN dapat digunakan untuk menghubungkan:
- Kantor pusat
- Cabang
- Data center
- Server farm
- Infrastruktur cloud
- Remote network
Datasheet SRX3400 mencantumkan kemampuan AES256 + SHA-1 VPN hingga 8 Gbps dalam kondisi pengujian Juniper.
Konfigurasi IPsec pada Junos melibatkan komponen seperti IKE gateway, IKE policy, IPsec proposal/policy, dan security association.
7. IPS dan Security Services
SRX3400 bukan sekadar firewall berbasis port.
Perangkat ini mendukung berbagai layanan keamanan seperti:
- Intrusion Detection and Prevention
- Security policies
- Firewall screens
- NAT
- VPN
- Application Layer Gateway
- Traffic filtering
- Application/security services
Juniper mendokumentasikan SRX sebagai platform yang mengintegrasikan network security dan routing dalam Junos OS.
Pada datasheet SRX3400, Juniper mencantumkan IPS performance hingga 8 Gbps.
Namun angka ini sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai throughput IPS dalam setiap konfigurasi produksi, karena performa sangat bergantung pada fitur dan pola trafik yang digunakan.
8. Routing
Selain firewall, SRX3400 juga merupakan perangkat routing enterprise.
Dalam implementasi tertentu, SRX3400 dapat digunakan untuk:
- Static routing
- Dynamic routing
- Policy-based forwarding
- Routing antar-segment
- Internet edge routing
- WAN routing
- Data center routing
Hal ini membuat SRX3400 dapat berfungsi sebagai perangkat security + routing, sehingga desain jaringan tidak selalu membutuhkan router terpisah.
9. Network Segmentation
SRX3400 sangat cocok digunakan untuk membagi jaringan berdasarkan tingkat keamanan.
Contoh:
INTERNET | | [ SRX3400 ] | +---------------+---------------+ | | | TRUST DMZ GUEST | | | LAN SERVER USER
Misalnya:
TRUST
Jaringan internal yang dipercaya.
DMZ
Tempat server yang perlu diakses dari Internet.
GUEST
Jaringan tamu yang hanya diberikan akses Internet.
Dengan security policy, akses antar-zone dapat dikontrol secara granular.
10. High Availability
Untuk lingkungan enterprise, satu firewall dapat menjadi single point of failure.
Karena itu SRX Series menyediakan mekanisme chassis cluster/high availability pada platform yang mendukungnya.
Konsepnya:
INTERNET | +-------+-------+ | | SRX3400 SRX3400 Node 0 Node 1 | | +-------+-------+ | LAN
Tujuannya adalah menjaga layanan tetap tersedia apabila salah satu node mengalami masalah.
11. Peran SRX3400 dalam Data Center
Salah satu penggunaan yang menarik adalah sebagai firewall di lingkungan data center.
Contoh:
INTERNET | | ISP / Router | | [ SRX3400 ] | +---------+---------+ | | | DMZ SERVER MGMT | | | Web/App Database Network
SRX3400 dapat digunakan untuk mengontrol komunikasi antara:
- Internet ↔ Web server
- Web server ↔ Application server
- Application ↔ Database
- User ↔ Server
- VPN ↔ Internal network
Dengan demikian firewall tidak hanya melindungi perimeter Internet, tetapi juga dapat digunakan untuk internal segmentation.
12. Kelebihan Juniper SRX3400
1. Throughput tinggi
SRX3400 memiliki spesifikasi firewall hingga 30 Gbps, dengan IMIX hingga 10 Gbps menurut datasheet Juniper.
2. Arsitektur modular
Komponen IOC, NPC, dan SPC memungkinkan konfigurasi disesuaikan dengan kebutuhan jaringan.
3. Junos OS
Administrator yang sudah terbiasa dengan perangkat Juniper akan mendapatkan lingkungan konfigurasi Junos yang konsisten.
4. Firewall dan routing dalam satu perangkat
SRX3400 dapat menangani fungsi security sekaligus routing.
5. VPN enterprise
Cocok untuk koneksi site-to-site dan berbagai kebutuhan IPsec VPN.
6. Skalabilitas
Dukungan hingga jutaan concurrent sessions membuat perangkat ini dirancang untuk lingkungan dengan jumlah koneksi besar.
13. Kekurangan SRX3400
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Sudah EOL
Ini merupakan faktor paling penting jika mempertimbangkan SRX3400 untuk instalasi baru.
Dokumentasi resmi Juniper saat ini menandai SRX3400 sebagai EOL dan merekomendasikan platform yang lebih baru seperti SRX4100.
2. Hardware generasi lama
Teknologi dan efisiensi hardware SRX3400 sudah jauh tertinggal dibanding firewall Juniper generasi baru.
3. Konsumsi daya dan ukuran
Sebagai perangkat enterprise modular generasi lama, SRX3400 lebih besar dan membutuhkan daya serta ruang rack yang lebih besar dibanding firewall modern dengan kapasitas yang setara.
4. Dukungan software
Pemilihan versi Junos harus diperhatikan dengan sangat hati-hati karena tidak semua fitur dan versi Junos modern tersedia atau sesuai dengan platform lama.
14. Apakah SRX3400 Masih Layak Digunakan?
Jawabannya tergantung kebutuhan.
Untuk lab, pembelajaran Junos, simulasi enterprise, atau jaringan existing, SRX3400 masih bisa sangat menarik.
Contohnya:
LAB INTERNET | | SRX3400 | +---+---+ | | LAN DMZ
Namun untuk deployment enterprise baru, saya tidak menyarankan menjadikan SRX3400 sebagai pilihan utama karena statusnya sudah End of Life.
Juniper sendiri menampilkan SRX4100 sebagai rekomendasi upgrade untuk SRX3400.
15. Kesimpulan
Juniper SRX3400 merupakan firewall enterprise modular yang memiliki kemampuan sangat besar untuk generasinya. Dengan throughput firewall maksimum hingga 30 Gbps, dukungan jutaan session, IPsec VPN, IPS, NAT, routing, security zones, dan arsitektur pemrosesan modular, SRX3400 dirancang untuk lingkungan jaringan enterprise dan server farm.
Kekuatan terbesar SRX3400 terletak pada arsitektur modular dan integrasi firewall dengan routing dalam Junos OS.
Namun, pada tahun 2026, pertimbangan paling penting adalah status EOL. Karena itu:
SRX3400 sangat menarik sebagai perangkat lab dan untuk mempertahankan infrastruktur lama, tetapi untuk deployment baru sebaiknya mempertimbangkan platform Juniper yang masih mendapatkan dukungan resmi.

